TRANSLASI MATA UANG ASING

BAB 6

TRANSLASI MATA UANG ASING

 

  1. A.                LATAR BELAKANG dan TERMINOLOGI

            Translasi hanyalah perubahan satuan unit moneter. Translasi diperlukan untuk mempertahankan catatan akuntansi dalam mata uang perusahaan pelapor. Dalam translasi tidak ada pertukaran fisik dan tidak ada transaksi terkait yang terjadi seperti bila dilakukan konversi.

            Pasar uang merupakan tempat jual-beli mata uang negara-negara dagang utama. Tempat inilah yang menjadi tempat transaksi perdagangan, transfer pembayaran kredit, dan pengiriman barang sehingga para pelaku bisnis terlindung dari resiko ketidakstabilan nilai tukar.

  1. B.                 ISTILAH TRANSAKSI MATA UANG ASING

–       Atribut

–       Konversi

–       Diskonto

–       Posisi aktiva bersih beresiko

–       Mata uang asing

–       Kurs spot

–       Kurs historis

–       Unit pengukuran

–       Mata uang lokal

–       Mata uang fungsional

–       Operasi luar negeri

–       Pos-pos moneter

  1. C.                PENGARUH ALTERNATIF KURS TRANSLASI terhadap L/K

            Penggunaan kurs nilai tukar historis melindungi L/K dari keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing.

 

 

 

 

 

  1. D.                PERKEMBANGAN AKUNTANSI TRANSLASI
  • Sebelum 1967

Praktek akuntansi perusahaan AS dipandu oleh Accounting Research Bulletin (ARB) No. 4 yang kemudian terbit kembali sebagai Bab 12 ARB No. 43.

  • 1965 – 1975

Menurut ARB No. 43, persediaan boleh ditranslasi dengan kurs historis, Hutang jangka panjang ditranslasi dengan kurs kini. Accounting Board Opinion No. 6 tahun 1965 membolehkan mentranslasi hutang piutang dengan kurs kini.

  • 1975 – 1981

Untuk mengakhiri polemik translasi, FASB mengeluarkan FAS No. 8 tahun 1975 yang mengharuskan menggunakan translasi temporal dan keuntungan/kerugian translasi dan transaksi harus diakui sebagai laba/rugi selama periode perubahan nilai tukar.

  • 1981 – Kini

FASB mengundang komentar publik yang tidak puas atas FAS No. 8. Akhirnya terbitlah Statement of Financial Accounting Standards No. 52 tahun 1981.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: